Blunder Transfer Terburuk Yang Pernah Dilakukan Barcelona

Posted on: 2 April 2021



Blunder Transfer Terburuk Yang Pernah Dilakukan Barcelona

Berikut adalah deretan blunder transfer terburuk yang pernah dilakukan Barcelona dalam kurun waktu beberapa tahun ke belakang.

Barcelona merupakan salah satu klub papan atas dunia yang kerap menjadi tujuan para pemain-pemain bintang dunia.

Hanya saja reputasi klub memang cukup mendapat sorotan dalam beberapa musim terakhir ini karena kebijakan transfer mereka yang dinilai sembrono.

Terutama pada era Josep Maria Bartomeu yang tidak segan menggelontorkan dana transfer mahal namun pemain yang didatangkan malah flop.

Berikut ini beberapa kesalahan transfer yang dilakukan oleh Barcelona melansir dari Sportskeeda.

Blunder Transfer Terburuk Yang Pernah Dilakukan Barcelona

1. Melepas Luis Suarez Ke Atletico Madrid

Bergabung ke Barcelona usai ditebus dari Liverpool pada 2014 silam, nama Luis Suarez menjadi salah satu kunci kesuksesan Blaugrana.

Bersama Lionel Messi serta Neymar yang dikenal dengan trio MSN, Suarez benar-benar menjadi mesin gol dengan mencatatkan 198 gol dari enam musim di Camp Nou.

Di musim terakhirnya bersama Barcelona, Suarez masih bisa mencetak 21 gol sekaligus mencatatkan 10 assist di semua ajang.

Sampai kemudian Barcelona membuat keputusan yang dinilai sebagai kesalahan besar dengan melepas Suarez ke klub rival, Atletico Madrid, pada musim panas 2020 lalu.

Yang terjadi, Atletico sampai pekan ke-28 ini masih memimpin klasemen dengan 66 poin, unggul empat angka atas Barcelona di posisi kedua.

Menariknya lagi, Suarez turut berkontribusi dengan torehan 21 gol dan 10 assist di semua ajang.

2. Menebus Philippe Coutinho Dengan Harga Mahal

Deretan blunder transfer terburuk yang pernah dilakukan Barcelona berikutnya adalah saat mereka mendatangkan Philippe Coutinho dari Liverpool.

Bayangkan saja, Barcelona menebus Coutinho dengan harga 142 juta pounds pada 2018 lalu setelah menjual Neymar ke Paris Saint-Germain.

Sayangnya, Coutinho justru dinilai belum memberikan kontribusi maksimal yang membuatnya dipinjamkan ke Bayern Munchen.

Ironisnya, Coutinho malah menyabet treble bersama Bayern sebelum kembali ke Barcelona di awal musim ini.

3. Menukar Arthur Melo Dengan Miralem Pjanic

Deretan blunder transfer terburuk yang pernah dilakukan Barcelona yang ketiga tentu saja melihat mereka menukar Arthur Melo dengan Miralem Pjanic.

Masalahnya, Pjanic telah berusia 30 tahun dan menukar pemain muda dengan pemain yang sudah berkepala tiga jelas bukan keputusan yang bijak.

Ditambah lagi skuat Barcelona juga telah menua jadi penting untuk meregenerasi skuat dan simak juga prediksi bola ini.

Tag: , , , ,






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *